Dalam rangka menyambut satu tahun perjalanan organisasi, Gerakan Rakyat menegaskan arah perjuangannya melalui penguatan kualitas sumber daya manusia sebagai penopang utama keberlanjutan gerakan. Momentum satu tahun ini dimaknai sebagai tahap pendewasaan organisasi dan peneguhan orientasi perjuangan, agar Gerakan Rakyat tetap relevan, berdaya guna, dan berpihak secara nyata kepada kepentingan rakyat.
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gerakan Rakyat Sumatera Utara menyatakan kesiapan minimal 100 orang dari unsur pengurus DPW, DPD, dan DPC se-Sumatera Utara untuk mengikuti Kelas Kader Nasional secara serentak yang akan dilaksanakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Rakyat. Langkah ini dipandang sebagai bagian dari proses pembinaan berjenjang guna memastikan keselarasan nilai, arah, dan metode perjuangan organisasi di seluruh tingkatan.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumatera Utara, Ir. Suhiluddin Lubis, menegaskan bahwa kelas kader merupakan ruang strategis pembentukan karakter dan kesadaran kolektif kader, bukan sekadar agenda seremonial organisasi.
Kelas kader adalah ruang pembelajaran nilai dan tanggung jawab. Gerakan Rakyat harus diisi oleh orang-orang yang memahami makna keberpihakan, memiliki keberanian moral, serta mampu berpikir jernih dalam membaca realitas sosial,” ujar Suhiluddin.
Menurutnya, penyiapan minimal 100 orang untuk mengikuti kelas kader secara serentak mencerminkan keseriusan organisasi dalam membangun kader yang tidak hanya aktif secara struktural, tetapi juga matang secara pemikiran dan sikap. Proses ini dilakukan melalui pemetaan internal berbasis dedikasi, konsistensi kerja, serta komitmen terhadap garis perjuangan organisasi.
Kami ingin kader Gerakan Rakyat hadir sebagai subjek perubahan, bukan penonton. Kader harus mampu bekerja bersama rakyat, mendengar suara mereka, dan memperjuangkan kepentingan publik dengan cara yang bermartabat,” lanjutnya.
Pelaksanaan kelas kader oleh DPP Gerakan Rakyat dipandang sebagai momentum penting untuk menyatukan pemahaman dan memperkuat kesadaran kolektif seluruh elemen organisasi di berbagai daerah. Bagi DPW Sumatera Utara, keterlibatan kader secara serentak menjadi sarana pembelajaran bersama agar gerakan berjalan dengan arah yang sama, terukur, dan bertanggung jawab.
Memasuki tahun pertamanya, Gerakan Rakyat Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menumbuhkan kader-kader yang berintegritas, berdaya pikir, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Dengan menyiapkan minimal 100 orang untuk mengikuti kelas kader nasional yang dilaksanakan DPP Gerakan Rakyat, DPW Sumut menyatakan kesiapan untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kualitas gerakan dan menjawab tantangan sosial ke depan dengan kerja nyata dan kesadaran penuh.
