MEDAN — Gerakan Rakyat Sumatera Utara kembali menegaskan arah gerakannya Yaitu hadir, bekerja, dan mengabdi di tengah umat. Di bawah kepemimpinan Ir. Suhiluddin Lubis, DPW Gerakan Rakyat Sumut melaksanakan kegiatan Fogging Masjid setiap hari Jumat selama bulan suci Ramadan, sebagai bentuk nyata keberpihakan gerakan kepada nilai keumatan dan sosial.
Pada Jumat pertama Ramadan, kegiatan Fogging Masjid dilaksanakan di delapan masjid yang tersebar di berbagai wilayah. Di antaranya Masjid Al Hamid, Masjid Muslimin, Masjid Al Munawarroh, Masjid Amal Bakti, dan Masjid Hidayah, serta masjid lainnya. Kegiatan berlangsung sederhana, khidmat, dan menyatu dengan suasana ibadah Ramadan.

Baca Juga :
Gerakan Rakyat Sumut Hadirkan Manfaat Nyata Di Masjid Al Jihad Medan
Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumut, Ir. Suhiluddin Lubis, menegaskan bahwa Fogging Masjid bukan kegiatan seremonial, melainkan cerminan karakter gerakan yang dibangun dari keikhlasan dan konsistensi.
Gerakan Rakyat harus tumbuh dari nilai. Ramadan mengajarkan ketundukan, kejujuran, dan kepedulian. Dari masjidlah nilai itu dijaga dan dihidupkan,” tegasnya.
Menurut Suhiluddin, masjid bukan hanya ruang ibadah, tetapi pusat peradaban dan kepekaan sosial. Karena itu, Gerakan Rakyat memilih masjid sebagai titik temu antara nilai spiritual dan kerja kemasyarakatan.
Jika sebuah gerakan ingin kuat, ia harus dekat dengan umat. Dan kedekatan itu dimulai dari masjid,” ujarnya.
Pengurus Masjid Al Hamid menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai kehadiran Gerakan Rakyat membawa suasana yang menenangkan dan penuh adab.
Kegiatan ini kami rasakan sebagai silaturahmi yang tulus. Tidak berlebihan, tidak mengganggu kekhusyukan ibadah, justru mempererat hubungan antarjamaah,” ungkap salah satu pengurus.
Hal senada disampaikan pengurus Masjid Muslimin. Mereka menilai Poging Masjid menjadi penguat suasana Ramadan di lingkungan masjid.
Pendekatan yang dilakukan sangat menghormati nilai-nilai masjid. Ini menunjukkan kedewasaan dan pemahaman yang baik tentang ruang ibadah,” ujarnya.
Sementara itu, Bendahara Kegiatan Fogging Masjid DPW Gerakan Rakyat Sumut, Malrizky Fachmy, memastikan seluruh kegiatan dijalankan dengan prinsip amanah dan kebersamaan.
Semua dikelola secara gotong royong. Tidak ada kemewahan, tidak ada kepentingan lain selain niat ibadah dan pengabdian,” jelasnya.
Dengan pelaksanaan Poging Masjid yang akan terus berlanjut setiap Jumat selama Ramadan, Gerakan Rakyat Sumatera Utara menegaskan bahwa gerakan ini dibangun dari kerja yang senyap namun konsisten. Dari masjid ke masjid, dari jamaah ke jamaah, Gerakan Rakyat menanamkan nilai bahwa keberpihakan kepada umat bukan slogan, melainkan tindakan yang terus dijaga dan dirawat.
