
Jakarta — Gerakan Rakyat menegaskan keseriusannya membangun kekuatan politik rakyat yang diselenggarakan dan berkelanjutan melalui pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Gerakan Rakyat yang digelar di Hotel Arya Duta, Jakarta pada 17 & 18 Januari 2026. Forum nasional ini dihadiri oleh jajaran pimpinan pusat dan daerah seluruh Indonesia, termasuk Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumatera Utara Ir. Sulihuddin Lubis dan Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Medan Ahmad Sibli.

Rakernas I menjadi tonggak penting perjalanan Gerakan Rakyat sebagai wadah perjuangan yang lahir dari keresahan publik terhadap kondisi demokrasi, ketimpangan sosial, dan lemahnya keberpihakan negara terhadap rakyat kecil. Kehadiran pimpinan Gerakan Rakyat di Sumatera Utara dan Kota Medan menegaskan bahwa daerah tidak sekadar menjadi pelengkap struktur, melainkan aktor utama dalam menggerakkan perubahan.
Ketua DPW Gerakan Rakyat Sumatera Utara, Ir. Sulihuddin Lubis, menilai Rakernas I sebagai ruang konsolidasi ideologi sekaligus strategi untuk memastikan arah gerakan tetap berpijak pada nilai kerakyatan dan keberanian.
Rakernas ini bukan seremonial. Ini adalah ruang yang menetapkan langkah-langkah nyata, menegaskan sikap politik, dan memastikan Gerakan Rakyat tetap berdiri di barisan rakyat, bukan kekuasaan,” tegasnya.
Menurut Sulihuddin, Sumatera Utara memiliki potensi besar sebagai basis gerakan rakyat karena kuatnya tradisi perlawanan sosial dan keberagaman elemen masyarakat. Oleh karena itu, DPW Sumut berkomitmen menerjemahkan keputusan Rakernas ke dalam kerja-kerja konkret di akar rumput.
Sementara itu, Ketua DPD Gerakan Rakyat Kota Medan Ahmad Sibli menyampaikan bahwa kehadiran DPD Kota Medan dalam Rakernas I merupakan bentuk tanggung jawab moral dan organisatoris untuk memperkuat barisan rakyat di daerah perkotaan yang sarat persoalan.
Medan adalah miniatur Indonesia. Kemiskinan pribadi, ketidakadilan hukum, penggusuran, hingga krisis kepercayaan publik ada di sini. Gerakan Rakyat harus hadir sebagai kekuatan yang membela, bukan sekedar berbicara,” ujarnya.
Ahmad Sibli menambahkan bahwa Rakernas saya memberikan panduan strategi agar gerakan di daerah tidak berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dalam satu garis perjuangan nasional. Konsolidasi struktur, penguatan kader, dan keberanian menyuarakan kebenaran menjadi poin penting yang akan segera diimplementasikan di Kota Medan.
Rakernas I Gerakan Rakyat membahas sejumlah agenda krusial, mulai dari evaluasi organisasi, penguatan struktur dari pusat hingga daerah, hingga penyusunan strategi program yang berpihak pada rakyat. Forum ini juga menjadi ajang penyatuan visi agar Gerakan Rakyat tetap konsisten sebagai gerakan moral, sosial, dan politik yang berintegritas.
Dengan kehadiran aktif Ir. Sulihuddin Lubis dan Ahmad Sibli, Gerakan Rakyat Sumatera Utara dan Kota Medan menunjukkan kesiapan untuk menjadi garda depan perjuangan rakyat. Rakernas I ini sekaligus mengirimkan pesan kuat bahwa Gerakan Rakyat tidak dibangun dari elitisme, melainkan dari keberanian, konsistensi, dan kerja nyata bersama rakyat.
